Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Sebuah outlet media rezim Zionis mengutip surat kabar Turki melaporkan bahwa sejumlah pejabat senior Israel telah melakukan perjalanan ke Ankara, termasuk di antaranya direktur Mossad.
Televisi Israel saluran 14 melaporkan, di era mantan Direktur Mossad, Yossi Cohen, dinas intelejen rezim Zionis bekerja sama dengan dinas intelijen Turki, meskipun secara politik kedua pihak tegang.
Surat kabar rezim Zionis, Yedioth Ahronoth juga menulis dalam sebuah laporan bahwa direktur jenderal Kementerian Luar Negeri Israel, bulan lalu secara diam-diam melakukan perjalanan ke Turki untuk membuat pengaturan yang diperlukan mengenai kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Turki.
Menurut surat kabar Zionis, Presiden Israel, Isaac Herzog dijadwalkan akan mengunjungi Turki bulan depan.
Turki dan rezim Zionis saling mengusir duta besarnya pada 2018 setelah perselisihan besar, dan hubungan di antara mereka tampaknya tegang sejak saat itu.
Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa presiden Israel akan mengunjungi Turki pada pertengahan Maret 2022.(PH)
342/